Rabu, 20 Mei 2015

Hymne Jambore Nasional 1986


Hymne 
Jambore Nasional 1986
Binsar Sitompul

Jambore Nasional Delapan Enam
Memadu taruna Indonesia
Dengan "Satu Utuh Ceria Berkarya"
"Eka Prasetya Panca Karsa"
Tri Satya, Dasa Darma-ku
Jadi pedoman hidupku

Hai, Pramuka kader pembangunan
Kita maju dalam pengabdian
Dengan Tuhan Maha Pemurah

Indonesia Jaya Sentosa

Jamnas 86  Jamnas 86  Jamnas 86  Jamnas 86  Jamnas 86  
Jamnas 86  Jamnas 86  Jamnas 86  Jamnas 86  Jamnas 86  
Jamnas 86  Jamnas 86  Jamnas 86  Jamnas 86  Jamnas 86  

Mars Jambore Nasional 1986

JAMBORE NASIONAL 1986

Mars 
Jambore Nasional 1986
H. Mutahar
Ayo, yo ayo, ke Jambore Nasional,
Yo, ayo, yo ayo, jangan tertinggal!
Ayo, yo ayo, ke Jamnas Delapan Enam,
Galang Satu Utuh Ceria Berkarya


Mari bersama galang persaudaraan,
Dengan semangat bangsa indonesia
Ayo bersama Pramuka Indonesia
Ber- Eka Prasetya Panca Karsa


Jamnas 86  Jamnas 86  Jamnas 86  Jamnas 86  Jamnas 86  
Jamnas 86  Jamnas 86  Jamnas 86  Jamnas 86  Jamnas 86  
Jamnas 86  Jamnas 86  Jamnas 86  Jamnas 86  Jamnas 86  
Jamnas 86  Jamnas 86  Jamnas 86  Jamnas 86  Jamnas 86  

Mars Jambore Nasional 1977


JAMBORE NASIONAL 1977

Mars Jamnas 1977

Jambore di Sibolangit, 
tempat kita bertemu
Hai, Pramuka Indonesia 
kita bersatu padu
Kita bina kesempatan 
tampil di semua bidang

Budi luhur, kejujuran 
pribadian nasional
Jambore di Sibolangit, 
tempat kita bertemu
Dengan tangan berjabat, 
kita t'rus maju!

Jambore tahun tujuh-tujuh, 
saat kita bertemu
Kita dalam pembangunan 
singsingkan lengan baju
Kita dalam persatuan 
dengan semangat membara
Kita bela keadilan 
untuk nusa dan bangsa

Jambore tahun tujuh-tujuh, 
saat kita bertemu

Demi Tuhan Maha Mulia, 
mari t'rus maju!


Jamnas 77  Jamnas 77  Jamnas 77  Jamnas 77  Jamnas 77  
Jamnas 77  Jamnas 77  Jamnas 77  Jamnas 77  Jamnas 77 
Jamnas 77  Jamnas 77  Jamnas 77  Jamnas 77  Jamnas 77
Jamnas 77  Jamnas 77  Jamnas 77  Jamnas 77  Jamnas 77    


Hymne Jambore Nasional 1981

Jamnas III - Aspac VI
( totoendargo )

Hymne 
Jambore Nasional 1981
                                
Frans Haryadi

Inilah saat kita, 
menggalang persaudaraan
dalam Jambore Nasional Tiga, 
Asia Pasific Enam

Dengan semangat Dasa Darma,
mari kita berseru:
Hiduplah Jambore!
Jambore nan Jaya!

Tegakkan panji serta janji
yang suci dan mulia!

Jamnas 81  Jamnas 81  Jamnas 81  Jamnas 81  Jamnas 81  
Jamnas 81  Jamnas 81  Jamnas 81  Jamnas 81  Jamnas 81  
Jamnas 81  Jamnas 81  Jamnas 81  Jamnas 81  Jamnas 81  
Jamnas 81  Jamnas 81  Jamnas 81  Jamnas 81  Jamnas 81  


Mars Jambore Nasional 1981

JAMBORE NASIONAL 1981
( totoendargo )

Mars Jambore Nasional 1981
M. Suharto        

Jambore Nasional Delapan Satu
Di Cibubur kita Pramuka bertemu
Bersatu kita melangkah maju
Mengemban tugas bagi nusa dan bangsa

Tunjukkan tekad kita,
Amalkan Dasa Darma,
Sebagai putra negara,
Praja Muda Karana Indonesia

Jambore Nasional Delapan Satu
Menjadi landasan kegiatan mendatang
Trampil bekerja bersikap sopan
Cermin nyata bagi setiap Pramuka

Kasih pada sesama,
Hormat, tertib dan takwa
Doa mohon pada Tuhan
Jayalah Jambore kita!


Jamnas 81  Jamnas 81  Jamnas 81  Jamnas 81  Jamnas 81  
Jamnas 81  Jamnas 81  Jamnas 81  Jamnas 81  Jamnas 81  
Jamnas 81  Jamnas 81  Jamnas 81  Jamnas 81  Jamnas 81  
Jamnas 81  Jamnas 81  Jamnas 81  Jamnas 81  Jamnas 81  
Jamnas 81  Jamnas 81  Jamnas 81  Jamnas 81  Jamnas 81  



Rabu, 10 Desember 2014

PENGAMBIL HP

Catatan: 
Bahwa cerita ini dimaksudkan sebagai soal untuk menguji kemampuan penggalang dalam memecahkan masalah dengan cara menganalisa data yang ditemukan!

PENGAMBIL HP
Ketika kegiatan Persami, pada saat malam hari ternyata telah terjadi peristiwa, seorang siswa kehilangan HP. 
Beberapa siswa pun diwawancarai oleh Pembinanya.
Seorang siswa memberi keterangan demikian:
“Bukan saya yang mengambilnya, Kak!” jawab Blendhos dengan tegas.

“Baiklah. Tapi tadi malam kamu kemana? Padahal harusnya kamu ikut kegiatan api unggun. Pulang ke tenda jam berapa?”
“Saya pergi membeli wedang jahe, jam delapan! Pulang ke tenda jam sembilan malam!”
“Berarti jam sembilan malam kamu sendirian di tenda. Apakah ada yang kau perhatikan?”
“Ada, Kak!” jawab Blendhos sambil bola matanya berputar “Ketika saya sampai di depan tenda saya melihat ada bayangan meninggalkan tenda, Kak!”
“Seperti apa bayangan yang kamu lihat?”
“Iya, Kak! Dari jauh saya dapat melihatnya. Dia seorang laki-laki, badannya agak besar, berkulit hitam, bertatto gambar naga, bajunya totol-totol biru!” penjelasan Blendhos dengan penuh semangat.